Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan penghargaan kepada sebelas kategori umum dalam event Annual Report Award (ARA) tahun 2014 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, pada hari Selasa tanggal 22 September 2015. Annual Report Award 2014 diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Bank Indonesia (BI), Direktorat Jenderal Pajak, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). ARA berlaku untuk semua perusahaan, BUMN/BUMD, perusahaan terbuka, perusahaan tertutup, dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan maupun Dana Pensiun Pemberi Kerja. Perusahaan yang ikut menjadi peserta ARA tidak hanya akan dikenal telah menerapkan Good Corporate Governance, namun juga dapat memperoleh masukan dari berbagai kalangan tentang seberapa baik Laporan Tahunan perusahaan tersebut. Hal ini tentunya akan bermanfaat untuk memantapkan keberadaan perusahaan di komunitas industri. Penghargaan yang diberikan sesuai dengan perkembangan praktik good corporate governance (GCG). Dengan adanya praktik corporate governance di Indonesia yang semakin meningkat sejalan dengan dinamika perkembangan ?standar dan praktik GCG. Hal ini juga sebagai bagian dari proses pelaksanaan program ASEAN economic community yang dilaksanakan pada tahun ini. Sejumlah perubahan dilakukan untuk menyelaraskan kriteria penilaian dengan peraturan OJK terkait dengan peraturan tentang tata kelola dan kriteria ASEAN corporate governance scorecard yang dilaksanakan dalam kerangka ASEAN Capital Market Forum (ACMF). Proses penjurian dilakukan melalui tahapan penilaian atas laporan tahunan dari seluruh peserta yang dilakukan dengan beberapa tahapan cek dan ricek. Selanjutnya, dari hasil penilaian tersebut, Dewan Juri menentukan nominasi pemenang dari setiap kategori untuk masuk tahap wawancara.Dewan juri tidak hanya memberikan penilaian tapi juga memberikan rekomendasi untuk ke depan yang lebih baik. Harapannya dengan diadakan acara ini, maka akan dihasilkan perusahaan yang bersih, menerapkan good corporate governance dan meningkatkan akuntabilitas serta transparansi untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN mendatang Dalam pelaksanaan kali ini tercatat penambahan 33 peserta perusahaan, sehingga total perusahaan yang ikut sebanyak 294 perusahaan, meningkat 13% dibandingkan acara ARA 2013 sebelumnya. Dari 294, maka terdapat 276 perusahaan umum, 3 perusahaan Bank Perkreditan Rakyat dan sisanya dari Dana Pensiun. Adapun penyelenggaraan kali ini merupakan penyelenggaraan ke-14 yang mengangkat tema “Akuntabilitas dan Transparansi Informasi untuk Memenangkan Persaingan Bisnis dalam Era Integrasi Ekonomi ASEAN”. Penilaian pemenang sendiri berdasarkan 8 kriteria penilaian kualitas informasi dalam laporan tahunan, yaitu: Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2%. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 5%. Laporan Dewan Pengawas dan Pengurus/Plt Pengurus: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 3%. Profil Dana Pensiun: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 8%. Analisa dan Pembahasan Manajamen atas Kinerja Dana Pensiun: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 22%. Tata Kelola Dana Pensiun: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 35%. Informasi keuangan: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 20%. Lain-lain (+/- 5%) seperti : Praktik good corporate governance yang melebihi kriteria, seperti Terdapat surat pernyataan tanggung jawab manajemen atas laporan keuangan bagi Dana Pensiun. Praktik bad corporate governance yang tidak diatur dalam kriteria seperti Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Dana Pensiun, anak perusahaan Dana Pensiun, anggota Pengurus/Plt Pengurus dan/atau anggota Dewan Pengawas yang sedang menjabat yang tidak diungkapkan dalam laporan tahunan; Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan; dan Ketidaksesuaian penyajian laporan keuangan dengan Peraturan yang berlaku dan SAK. Juara Umum ARA 2014 diraih oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. Adapun 11 kategori pemenang dalam ARA 2014 yang diurutkan dari juara satu sampai tiga sebagai berikut: Keuangan BUMN Keuangan Listed (BKL): PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) ?Tbk (BBRI). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN). BUMN Non Keuangan Listed (BNKL): PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM). PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Private Keuangan Listed (PKL): PT Bank Victoria International Tbk. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF). Private Non Keuangan Listed (PNKL): PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)?. PT Elnusa Tbk (ELSA). PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). BUMN Keuangan Non Listed (BNKL): PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero). Perum Jaminan Kredit Indonesia. PT Taspen (Persero). BUMN Non Keuangan Non Listed (BNKNL): PT Pertamina (Persero). PT Angkasa Pura II (Persero). PT Bio Farma (Persero). Private Keuangan Non Listed (PKNL): PT Bank BNI Syariah. PT Bank Syariah Mandiri. PT Bank Mayora. Private Non Keuangan Non Listed (PNKNL): PT Pupuk Kalimantan Timur. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam. PT Garuda Maintenance Facility Aeroasia. BUMD Listed (BUMDL): PT Bank DKI. PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. PT BPD Nusa Tenggara Timur. BUMN Non Listed (BUMDNL): PT BPD Sumsesl dan Babel. PT BPD Jawa Tengah. PT BPD Kalimantan Barat. Dana Pensiun (Dapen): Dana Pensiun Bank Indonesia. Dana Pensiun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Dana Pensiun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Pencapaian DAPENBI sebagai Juara Pertama kelompok Dana Pensiun di tahun 2015 merupakan peningkatan prestasi dibandingkan dengan pencapaian pada tahun 2014, dimana DAPENBI meraih Juara Kedua. Pencapaian ini patut untuk dipertahankan pada tahun-tahun yang akan datang, yang merupakan wujud pelaksanaan prinsip keterbukaan informasi oleh DAPENBI, tidak hanya keterbukaan kepada Peserta DAPENBI namun juga keterbukaan informasi kepada publik / masyarakat luas. Piala Juara Pertama ARA diterima oleh Direktur Utama DAPENBI, Bpk. Rasmo Samiun, yang diserahkan oleh Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Bpk. Firdaus Djaelani. Malam penganugerahan ARA Tahun 2015 turut dihadiri pula oleh Direktur DAPENBI, Bpk. Nirwansyah serta 2 (dua) Pemimpin Satuan Kerja, yaitu Sdr. Cicilia Emy D.A (Pemimpin Divisi Investasi) dan Sdr. Edi Pujiono (Pemimpin Divisi Keuangan Intern / Ketua Tim Manajemen Risiko). Semoga DAPENBI dapat menjalankan pengelolaan dana pensiun dengan sebaik-baiknya dan dapat memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan nilai Good Corporate Governance (GCG). Untuk mengetahui Laporan Keuangan DAPENBI Tahun 2014 yang memenangkan Juara I ARA tersebut dapat dilihat pada menu download.

Contact

Web Link

Foto Kegiatan