Sejarah Pendirian


Dana Pensiun Bank Indonesia (untuk selanjutnya disebut 'DAPENBI') didirikan oleh Bank Indonesia pada tanggal 1 Agustus 1955 dengan nama Dana Pensiun dan Tunjangan Bank Indonesia. Dengan Akta Notaris Abdul Latief No.19 tanggal 8 Maret 1972 didirikan Yayasan Dana Pensiun dan Tunjangan Hari Tua Bank Indonesia (YDPTHTBI). Dengan didirikannya YDPTHT tersebut, segala hak dan kewajiban dari Dana Pensiun dan Tunjangan Bank Indonesia dimasukkan kedalam YDPTHTBI. Akta pendirian yayasan tersebut telah disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan surat No.S-399/MK.6/1977 tanggal 28 November 1977.

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia No.11 tahun 1992 tentang �Dana Pensiun� beserta Peraturan Pelaksanaannya, setelah terlebih dahulu dibentuk Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) yang akan memberikan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan kepada pegawai dan pensiunan Bank Indonesia, maka YDPTHBI menyesuaikan bentuk badan hukumnya menjadi Dana Pensiun Bank Indonesia (untuk selanjutnya disebut 'DAPENBI'). Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 61 Undang-Undang No. 11 tahun 199 2, Direksi Bank Indonesia dengan Surat Keputusan No.26/01/KEP/DIR tanggal 15 April 1993 mengajukan permohonan untuk menyesuaikan status badan hukum YDPTHT menjadi DAPENBI. Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Bank Indonesia (untuk selanjutnya disebut 'Peraturan DAPENBI') telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan No.KEP-137/KM.17/1993 tanggal 14 Juli 1993.

Peraturan DAPENBI tersebut diatas telah 2(dua) kali mengalami perubahan, yaitu :

  • Berdasarkan Surat No. 30/174/DIR/UHS tanggal 9 Maret 1998, Direksi Bank Indonesia selaku Pendiri DAPENBI mengajukan permohonan pengesahan perubahan Peraturan DAPENBI yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.30/87/KEP/DIR tanggal 8 Oktober 1997. Perubahan Peraturan DAPENBI yang mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.KEP-118/KM.17/1998 tanggal 12 Maret 1998.
  • Berdasarkan surat No.7/15/GBI/DSDM tanggal 25 Oktober 2005, Gubernur Bank Indonesia selaku Pendiri DAPENBI yang ditetapkan melalui Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia No.7/19/PDG/2005 tanggal 1 Agustus 2005. Perubahan Peraturan DAPENBI tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. KEP-368/KM.5/2005 tanggal 31 Oktober 2005.

Maksud pendirian DAPENBI adalah untuk mengelola dan menjalankan Program Pensiun Manfaat Pasti dengan mengembangkan dana untuk menjamin pembayaran Manfaat Pensiun kepada Pensiunan dan Pihak Yang Berhak sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan DAPENBI. Tujuan pendirian DAPENBI adalah untuk meningkatkan kesejahteraan Peserta, Pensiunan dan Pihak Yang Berhak, serta memelihara kesinambungan penghasilan pada hari tua.

Contact

Web Link

Foto Kegiatan